Begini Perkembangan Moral Anak Usia 9–12 Tahun

Perilaku Anak | 06 Sep 2025 | Athree | Dilihat 97x

Gambar Artikel

Rumahpulih.com - Memasuki usia 9 hingga 12 tahun, anak mulai melangkah ke fase penting dalam perkembangan moral. Pada tahap ini, mereka tidak hanya berinteraksi dalam lingkup keluarga, tetapi juga semakin banyak terlibat dengan lingkungan sosial yang lebih luas, seperti : sekolah, teman sekolah dan teman di sekitar rumah.


Anak pada usia ini mulai menyadari bahwa mereka memiliki peran di masyarakat. Persetujuan dan ketidaksetujuan dari orang lain menjadi hal yang penting bagi mereka, karena dianggap sebagai cerminan penerimaan lingkungan.


Mereka berusaha untuk menjadi seorang “anak baik” demi mendapatkan penghargaan, penerimaan, dan rasa bangga dari orang-orang di sekitarnya.


Tahap Penalaran Moral anak usia 9 - 12 Tahun


Menurut teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg, anak usia 9–12 tahun umumnya berada pada tahap ketiga (Good Boy–Nice Girl Orientation). Pada tahap ini, moralitas dinilai bukan hanya dari aturan atau hukuman, tetapi juga dari bagaimana tindakan seseorang mempengaruhi hubungan interpersonal.


Artinya, anak menilai baik-buruk suatu tindakan berdasarkan:


Rasa hormat 

Berperilaku menghargai orang tua, guru, dan teman.


Rasa terima kasih 

Mereka belajar mengucapkan syukur dari apa yang sudah didapatkan dan menghargai bantuan orang lain.


Golden Rule (aturan emas)

Belajar memperlakukan orang lain sebagaimana mereka ingin diperlakukan.


Mengapa Ini Penting?


Dengan memahami konsep moral ini, anak belajar bahwa bersikap baik memiliki manfaat nyata, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi hubungan sosial.


Mereka mulai mengerti bahwa kebaikan menciptakan kepercayaan, kenyamanan, dan kerja sama.


Peran Orang Tua dan Lingkungan Untuk Perkembangan Moral Anak Usia 9-12 Tahun


Perkembangan moral anak di usia ini membutuhkan dukungan yang konsisten.


Orang tua dapat membantu dengan cara:


1. Memberikan contoh nyata kepada anak

Tunjukkan sikap hormat, terima kasih, dan empati dalam keseharian, sehingga perilaku tersebut dapat diamati dan diikuti oleh anak. 


2. Mengapresiasi perilaku baik Si Anak

Berikan pujian saat anak menunjukkan sikap peduli atau menghormati orang lain.


3. Mengajarkan konsekuensi sosial 

Bantu anak memahami dampak dari tindakannya terhadap orang lain.


4. Menguatkan nilai spiritual dan etika 

Terus tanamkan prinsip kejujuran, kebaikan, dan keadilan yang sesuai dengan iman serta budaya keluarga.


Kesimpulan :

Dengan bimbingan yang tepat, anak usia 9–12 tahun dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga memahami arti hubungan sosial yang sehat.


Mereka belajar bahwa menjadi "anak baik" bukan sekadar untuk mendapatkan pujian, melainkan bagian penting dari membangun karakter dan masa depan yang cerdas dan kuat.


#rumahpulih #perkembanganmoral #perkembanganusia

Iklan Tengah

Bagikan artikel ini:

Bagikan Artikel Ini
Iklan / Sponsor
Iklan
Iklan 2
Iklan Mengambang