Kebiasaan Anak Bertutur Kata yang Baik pada Usia 5–6 Tahun

Perilaku Anak | 06 Sep 2025 | Azky | Dilihat 69x

Gambar Artikel


RumahPulih.com – Bahasa adalah sarana utama anak untuk berkomunikasi, baik dengan teman, guru, maupun lingkungan sekitarnya.

Pada usia 5–6 tahun, anak berada pada tahap aktif berinteraksi dan meniru berbagai perilaku orang-orang di sekitarnya. 

Karena itu, melatih anak untuk bertutur kata yang baik menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter sopan santun.

Pentingnya Tutur Kata yang Baik

Bertutur kata dengan baik mencerminkan kepribadian anak yang sopan. Guru dan orang tua memiliki peran besar dalam membimbing anak untuk membiasakan bahasa yang santun, seperti:

Membiasakan mengucapkan “terima kasih” ketika menerima sesuatu.

Menasehati anak ketika mulai berkata kasar.

Mengingatkan agar anak tidak berteriak saat proses pembelajaran berlangsung.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Ibu Eva Yulianti, guru TK Islamiyah, yang menekankan pentingnya pengawasan dan pembiasaan bahasa baik dalam setiap interaksi anak, baik di kelas maupun di luar pembelajaran.

Hasil Observasi di Sekolah

Penelitian yang dilakukan Syarifah Rita, Fadillah, dan Halida menunjukkan bahwa guru tidak hanya memberikan pengajaran, tetapi juga melakukan pemantauan rutin terhadap perilaku bahasa anak. Observasi memperlihatkan beberapa hasil penting:

Kebiasaan mengucapkan terima kasih

Sebanyak 12 anak (60%) sudah terbiasa mengucapkan terima kasih.

Masih ada 8 anak (40%) yang belum terbiasa, sehingga diperlukan bimbingan yang lebih konsisten.

Kebiasaan tidak berkata kasar

Sebanyak 20 anak (100%) sudah terbiasa tidak berkata kasar.

Hal ini menunjukkan keberhasilan guru dalam menanamkan sikap sopan melalui bahasa.

Kebiasaan tidak berteriak

Meski sebagian besar anak tidak berkata kasar, guru masih menghadapi tantangan dalam membiasakan anak tidak berteriak, baik saat pembelajaran maupun saat bermain di waktu istirahat.

Peran Guru dalam Membentuk Kebiasaan

Mengajarkan anak untuk bertutur kata yang baik bukan hal mudah. Guru dituntut untuk selalu:

Memberi contoh langsung dengan bahasa yang santun.

Mengingatkan secara konsisten setiap kali anak melakukan penyimpangan.

Memberikan pujian ketika anak berhasil menggunakan bahasa yang sopan.

Proses ini membutuhkan kesabaran dan kesinambungan, karena perkembangan bahasa pada usia 5–6 tahun berlangsung sangat cepat. Jika tidak diarahkan dengan tepat, anak bisa dengan mudah meniru bahasa yang kurang baik dari lingkungannya.

Kesimpulan

Penelitian ini menegaskan bahwa pembiasaan bahasa santun sejak usia dini sangat penting. Anak yang terbiasa mengucapkan terima kasih, tidak berkata kasar, dan mampu mengendalikan cara berbicaranya akan tumbuh dengan pribadi yang lebih menghargai orang lain.

Peran guru dan orang tua sebagai teladan utama menjadi kunci agar kebiasaan baik ini melekat kuat dalam diri anak. Dengan pembiasaan yang konsisten, diharapkan seluruh anak di usia 5–6 tahun dapat tumbuh menjadi pribadi yang santun dalam tutur kata maupun sikap sehari-hari.


Referensi

Rita, S., Fadillah, & Halida. (2013). Kebiasaan Perilaku Sopan Santun pada Anak Usia 5–6 Tahun di TK. Program Studi Pendidikan Guru PAUD.

Yulianti, E. (2013). Wawancara mengenai kebiasaan bertutur kata yang baik pada anak usia dini. TK Islamiyah. 


Iklan Tengah

Bagikan artikel ini:

Bagikan Artikel Ini
Iklan / Sponsor
Iklan
Iklan 2
Iklan Mengambang