Menjaga Kondisi Tubuh Anak di Cuaca yang Tak Menentu

Komunikasi Keluarga | 02 Nov 2025 | Athree | Dilihat 38x

Gambar Artikel

Rumahpulih.com - Cuaca yang berubah-ubah kadang panas menyengat, lalu tiba-tiba hujan deras sering membuat anak lebih mudah sakit. Sistem imun mereka belum sekuat orang dewasa, sehingga tubuh anak perlu perhatian ekstra agar tetap sehat dan ceria beraktivitas.


Mengapa Anak Mudah Sakit Saat Cuaca Tidak Stabil?


Ketika suhu lingkungan berubah drastis dari panas ke dingin atau menjadi lembab, tubuh anak harus menyesuaikan diri. Proses adaptasi ini bisa menurunkan daya tahan tubuh, apalagi jika anak kurang istirahat, kurang minum, atau asupan gizinya tidak seimbang.


Penelitian menunjukkan bahwa anak dan remaja termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap pengaruh cuaca ekstrem. Sebuah systematic review berjudul “Impact of Ambient Humidity on Child Health” (2014) menemukan bahwa kelembaban udara berperan signifikan terhadap peningkatan penyakit saluran pernapasan, gastrointestinal, dan alergi pada anak-anak. Studi lain pada tahun 2024, “Impact of Temperature and Relative Humidity Variability on Children’s Allergic Diseases”, menunjukkan bahwa variabilitas suhu dan kelembaban relatif berkaitan dengan alergi pada anak di bawah usia lima tahun khususnya suhu rendah dan kelembaban tinggi yang memicu alergi kulit dan makanan.


Sementara itu, review tahun 2025 berjudul “Effects of Climate Change on the Immune System” menjelaskan bahwa paparan suhu ekstrim dapat mempengaruhi fungsi sel imun dan menyebabkan imunosupresi. Artinya, sistem kekebalan anak bisa menjadi lebih lemah saat menghadapi perubahan cuaca. UNICEF juga menegaskan dalam laporan “Climate Landscape Analysis for Children in Indonesia” (2024) bahwa anak-anak di Indonesia termasuk kelompok paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti gelombang panas, banjir, dan menurunnya kualitas udara.


1. Penuhi Gizi Harian dengan Menu Sederhana


Tidak perlu bahan makanan yang mahal; yang penting lengkap dan bergizi seimbang. Pastikan anak mendapatkan:


Protein dari telur, ikan, ayam, tahu, atau tempe untuk memperkuat otot dan sistem imun.


Buah dan sayur sebagai sumber vitamin C dan antioksidan alami.


Air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi, terutama saat cuaca panas.



Tips: Sajikan sup hangat atau jus jeruk segar di pagi hari untuk membantu tubuh anak beradaptasi dengan perubahan suhu.


2. Pastikan Anak Cukup Tidur dan Istirahat


Anak-anak yang aktif membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar daya tahannya tetap optimal. Upayakan:


Tidur malam selama sembilan hingga sepuluh jam.


Tidur siang singkat bila memungkinkan.


Mengurangi paparan gawai sebelum tidur agar kualitas tidurnya lebih baik.



3. Sesuaikan Pakaian dengan Kondisi Cuaca


Saat udara dingin atau hujan, kenakan jaket ringan dan kaus kaki.


Saat cuaca panas, gunakan pakaian longgar berbahan katun agar kulit tetap nyaman.


Siapkan baju ganti jika anak banyak berkeringat untuk mencegah masuk angin.



4. Jaga Kebersihan Tubuh dan Lingkungan


Kebersihan adalah langkah sederhana yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak. Biasakan:


Mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain.


Membersihkan botol minum serta mainan secara rutin.


Menjaga ventilasi rumah agar udara tetap berganti dan tidak lembab.


Menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan lebat atau ketika genangan air masih tinggi.



5. Doakan dan Tenangkan Anak


Dalam Islam, menjaga kesehatan merupakan bagian dari amanah. Rasulullah ? bersabda:


“Mintalah kepada Allah kesehatan, karena setelah iman, tiada nikmat yang lebih utama daripada kesehatan.” (HR. Ibnu Majah)


Selain menjaga fisik, penting juga membantu anak merasa aman dan tenang. Ajak anak berdoa setiap pagi dan malam, serta mengajarkan rasa syukur atas tubuh yang sehat. Ketenangan hati anak juga berpengaruh terhadap kekuatan sistem imunnya.


Kesimpulan


Menjaga kesehatan anak di cuaca yang tidak menentu bukan hanya soal makanan dan pakaian, melainkan juga pola hidup sehat, kedekatan emosional, serta doa yang tulus dari orang tua. Dengan kasih sayang, disiplin, dan ikhtiar, insyaAllah anak akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan bersyukur, siap menghadapi perubahan cuaca apa pun.


Ajak Orang Tua Lain Peduli


Bagikan artikel ini agar semakin banyak orang tua memahami pentingnya menjaga kesehatan anak di tengah cuaca yang tidak menentu.

Tulis di kolom komentar: Apa tantangan terbesar Anda dalam menjaga kesehatan anak di musim hujan ini?

Iklan Tengah

Bagikan artikel ini:

Bagikan Artikel Ini
Iklan / Sponsor
Iklan
Iklan 2
Iklan Mengambang