Orang Tua Sabar: Menahan Diri Agar Cinta Lebih Besar dari Amarah
Pengasuhan Positif | 30 Aug 2025 | Athree | Dilihat 52x
Orang Tua Sabar: Menahan Diri Agar Cinta Lebih Besar dari Amarah
Rumah pulih.com - Sabar bukan berarti diam. Sabar adalah kemampuan menahan diri di tengah situasi yang menguji hati, lalu memilih jalan cinta dibanding jalan amarah.
Bagi orang tua, kesabaran adalah kunci penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Ketika anak melakukan kesalahan, rewel, atau sulit diatur, sering kali amarah menjadi reaksi pertama.
Namun, orang tua yang sabar tahu bahwa setiap reaksi akan meninggalkan jejak pada hati anak. Menahan diri untuk tidak membentak, memberi ruang untuk memahami, dan memilih kata yang menenangkan adalah bentuk cinta yang nyata.
Penelitian psikologi perkembangan menunjukkan bahwa anak yang tumbuh di lingkungan penuh kesabaran cenderung memiliki regulasi emosi yang lebih baik.
Mereka belajar dari orang tuanya bahwa konflik dapat diselesaikan tanpa teriakan, dan kesalahan bisa menjadi peluang untuk belajar, bukan untuk dipermalukan.
Sabar tidak mudah, apalagi ketika kelelahan fisik dan mental bertemu dengan tuntutan sehari-hari. Namun, sabar bukan berarti menekan perasaan.
Justru, sabar adalah kemampuan mengelola emosi agar tidak melukai diri sendiri maupun anak.
Dengan kesabaran, orang tua mengajarkan nilai penting: bahwa cinta selalu lebih besar daripada amarah.
Anak pun akan belajar, bahwa kasih sayang adalah bahasa utama keluarga, dan bahwa rumah selalu bisa menjadi tempat aman untuk kembali.
Ingatlah, sabar itu bukan diam. Sabar adalah memilih jalan cinta, meski jalan amarah lebih mudah ditempuh.
#rumahpulih #orangtuabijak #Pengasuhanpositif #parenting
Bagikan artikel ini:
Bagikan Artikel Ini