Lelahku Selalu Punya Cerita dengan Si Kecil
Emosi dan Psikologi | 01 Sep 2025 | Azky | Dilihat 54x
Rumahpulih.com - Aku sering tersenyum sendiri ketika melihat si kecil tertawa, tapi jujur saja, ada banyak hari di mana ragaku begitu lelah. Rasanya seperti semua energi terkuras sejak pagi dari memulai dengan menyiapkan makan, menemani belajar, bermain, menenangkan tangisannya, hingga menidurkannya di malam hari.
Aku pun mencari tahu bagaimana dengan penelitian yang ada?
Aku menemukan bahwa penelitian di berbagai negara menunjukkan hal yang sama ibu adalah pihak yang paling sering terdampak secara mental dalam mengasuh anak.
Sebuah studi di Amerika tahun 2025 mencatat, 64% ibu mengalami penurunan kesehatan mental dalam beberapa tahun terakhir, jauh lebih tinggi dibanding ayah.
Bahkan, 90% orang tua mengaku kurang tidur karena stres merawat anak, dan sebagian ibu sempat merasa putus asa.
Ternyata dari penelitian itu benar, karena aku juga pernah merasa begitu. Begadang semalaman saat si kecil demam, menahan tangis ketika ia tantrum di siang bolong,
Di Indonesia, cerita ini juga nyata. Banyak ibu, terutama yang merawat anak dengan kondisi khusus atau tinggal di daerah terpencil, menghadapi tekanan ganda kelelahan fisik, hambatan budaya, hingga minimnya akses dukungan psikologis.
Namun, di tengah lelah itu, selalu ada hal kecil yang membuatku bertahan. Seperti saat si kecil tiba-tiba memelukku erat sambil berkata: “Aku sayang ibu…” atau ketika aku diciumi oleh si kecil.
Lelah itu nyata, tapi begitu juga cintaku pada si kecil. Dan di setiap pelukannya, aku selalu menemukan alasan untuk bangkit dan semangat menghadapi hari demi hari.
Bagikan artikel ini:
Bagikan Artikel Ini